Aku adalah Guru

Aku……..
Aku adalah Guru
Aku adalah Guru yang selalu menjadi teman belajarmu
Aku adalah Guru yang selalu ada didepan bangku kelasmu
Aku adalah Guru yang selalu khawatir saat bangkumu kosong
Aku adalah Guru yang selalu khawatir saat kamu ujian esok
Aku adalah Guru yang menunjukkan Dunia kepadamuAku adalah Guru yang mengangkatmu setinggi langit
Aku adalah Guru yang menjadikanmu pemimpin untuk untuk memperbudak ku
Aku adalah Guru yang menjadikanmu kuat untuk menggusur dan mengusirku dari rumah
Aku adalah Guru
Dan Guru adalah AKU……



Sepeda Ontel Umar Bachri...

Galery Murid ku

Kalian Adalah Kenangan Terindah yang tak terlupakan
DSC_0197.JPG

Rabu, 22 April 2009

Setting DNS pada Redhat 9

Setting DNS (Domain Name System)

Mungkin secara umum bisa diartikan sebagai sistem pemberian alamat yang digunakan dalam internet/intranet. DNS bertugas memberikan nama host dan pelaku utama dalam mengatur tiap host dalam domain kita. DNS juga berfungsi sebagai resolver nama-nama sistem ke bentuk IP address atau sebaliknya, hal ini diperlukan karena keterbatasan manusia yang mengalami kesulitan untuk mengingat IP address sebagai identitas komputer dan akan lebih mudah jika mengingat dalam bentuk nama.
kasus :
domain –> disdik-pelalawan.org
Net ID –> 168.254.0.0
for ex:
disdik-pelalawan.org–> 168.254.0.1
www.disdik-pelalawan.org–> 168.254.0.1
ftp.disdik-pelalawan.org–> 168.254.0.1
mail.disdik-pelalawan.org–> 168.254.0.1

pertama…mengecek file2 yg dibutuhkan sudah ter-install:
Mengecek apakah file-file yang dibutuhkan sudah terinstall:
root@server home]# rpm -qa |grep dhcp
dhcp-3.0pl1-23

[root@server home]# rpm -qa |grep bind
bind-9.2.1-16
redhat-config-bind-1.9.0-13
bind-utils-9.2.1-16
ypbind-1.11-4

[root@server home]# rpm -qa |grep samba
samba-common-2.2.7a-7.9.0
samba-client-2.2.7a-7.9.0
samba-2.2.7a-7.9.0
redhat-config-samba-1.0.4-1

[root@server home]#
Jika belum terinstall, silakan install terlebih dahulu, agar lebih mudah, saya menyarankan untuk menggunakan redhat-config-packages. Ketik di Run Command (Start Applications > Run command..) redhat-config-packages. Selanjutnya cari file-file tersebut dan install.Apabila sudah terinstall,siap-siap buat perang tiada akhir…
Berikut langkah2nya:
#############################################
———————setting ethernet (/etc/sysconfig/networking/devices/ifcfg-eth0)
[root@server home]# vi /etc/sysconfig/networking/devices/ifcfg-eth0 (u/ menulis/edit tekan tombol insert)
DEVICE=eth0 #nama device
BOOTPROTO=static
IPADDR=168.254.0.1
NETMASK=255.255.255.0
NETWORK=168.254.0.0
ONBOOT=yes # dijalankan saat boot
Simpan file dengan menekan tombol escape/Esc kemudian ketik :wq kemudian tekan enter
############################################
———————setting HOSTS (/etc/hosts)
[root@server home]# vi /etc/hosts (u/ menulis/edit tekan tombol insert)
#Do not remove the following lines, or various programs
#that require network functionality will fails
127.0.0.1 localhost.localdomain localhost
168.254.0.1 disdik-pelalawan.org server
Simpan file dengan menekan tombol escape/Esc kemudian ketik :wq kemudian tekan enter
##############################################
———————-setting RESOLV.CONF (/etc/resolv.conf)
[root@server home]# vi /etc/resolv.conf (kemudian u/ menulis/edit tekan tombol insert)
# Samakan dengan dibawah ini,atau konfigurasi sesuai kebutuhan
search disdik-pelalawan.org
nameserver 168.254.0.1
Simpan file dengan menekan tombol escape/Esc kemudian ketik :wq kemudian tekan enter
Saatnya restart network

[root@server /]# /etc/init.d/network restart
Shutting down interface eth0: [ OK ]
Shutting down loopback interface: [ OK ]
Setting network parameters: [ OK ]
Bringing up loopback interface: [ OK ]
Bringing up interface eth0: [ OK ]
Apabila tidak ada pesan error, berarti sejauh ini berhasil. Untuk memastikan, ping ke 168.254.0.1

[root@server named]# ping 168.254.0.1
64 bytes from 168.254.0.1: icmp_seq=0 ttl=128 time=0.366 ms
64 bytes from 168.254.0.1: icmp_seq=1 ttl=128 time=0.354 ms
64 bytes from 168.254.0.1: icmp_seq=2 ttl=128 time=0.309 ms
64 bytes from 168.254.0.1: icmp_seq=3 ttl=128 time=0.318 ms
64 bytes from 168.254.0.1: icmp_seq=4 ttl=128 time=0.250 ms
—168.254.0.1 ping statis,,tics –
5 packets transmitted, 5 received, 0% packet loss, time 4044ms
rtt min /avg/max/dev = 0.250/0.297/0.354/0.044 ms
Good, semuanya berjalan lancar. Lanjutkan ke proses berikutnya.
##############################################
DNS SERVER (named) > BIND (Berkeley Internet Name Domain)
Pengaturan DNS sebaiknya ditentukan sesuai kebutuhan, seperti pertanyaan pertama, apakah server ini berlaku sebagai gateway, atau mail server, proxy server, web server, database server, backup server atau yang lain? Oleh karena itu, gw lebih serahkan sepenuhnya pada yang membacanya,huehehehe…
Letak konfigurasi bind yang terpenting ada di direktori:
/etc/named.conf
/var/named/
masih sebagai root, kita akan mengkonfigurasi file-file diatas..
NAMED.CONF (/etc/named.conf)

[root@server home]# cp /etc/named.conf namedbackup.conf

[root@server home]# vi /etc/named.conf
ketikkan baris dibawah ini, atau lebih baik backup file named.conf aslinya(buat jaga2), dan buat file ini..
## named.conf -configuration for bind
# Generated automatically by redhat-config-bind, alchemist et al.
# Any changes not supported by redhat-config-bind should be put
# in /etc/named.custom
#
controls {
inet 127.0.0.1 allow { localhost; } keys { rndckey; };
};
include “/etc/named.custom”;
include “/etc/rndc.key”;
zone “0.0.127.in-addr.arpa” {
type master;
file “0.0.127.in-addr.arpa.zone”;
};
zone “localhost” {
type master;
file “localhost.zone”;
};
zone “1.168.192.in-addr.arpa” {
type master;
file “smkn1.local”;
};
zone “disdik-pelalawan.org” {
type master;
file “disdik-pelalawan.org.zone”;
};
kalo sudah diketik semua, simpan file tersebut dengan mengetikkan :wq dan tekan [enter]
Penjelasan:
Perhatikan baris perintah berikut:
zone “disdik-pelalawan.org” { #menambahkan zona baru / domain baru yaitu disdik-pelalawan.org
type master; #merupakan master domain, domain utama…
file “disdik-pelalawan.org.zone”; #file database yang menyimpan konfigurasi seluruh domain dan host};
zone “1.168.192.in-addr.arpa” { #menambahkan zona reverse baru yaitu coreph.net
type master; #merupakan reverse master domain, domain reverse utama…
file “1.168.192.local”; #file database yang menyimpan konfigurasi seluruh domain dan host
};
#################################################
file pada direktori /var/named/
[root@server home]# cd /var/named
[root@server named]# cp localhost.zone disdik-pelalawan.org.zone [copy file localhost.zone --> disdik-pelalawan.org.zone]
[root@server named]# cp named.local smkn1.local [copy file named.local --> smkn1.local]

[root@server named]# vi disdik-pelalawan.org.zone
ketikan perintah berikut: (isi file ini cuma contoh, dapat disesuaikan dengan kebutuhan)
$TTL 86400
@ IN SOA disdik-pelalawan.org. root.localhost (
2005911918 ; serial
28800 ; refresh
7200 ; retry
604800 ; expire
86400 ; ttl
)
IN NS coreph.net.
IN A 168.254.0.1
www IN A 168.254.0.1
ftp IN A 168.254.0.1
mail IN A 168.254.0.1
kalo sudah diketik semua, simpan file tersebut dengan mengetikkan :wq dan tekan [enter]
[root@server named]# vi smkn1.local
ketikkan perintah berikut: (Ingat, sekali lagi isi file ini cuma contoh, dapat disesuaikan dengan kebutuhan)
$TTL 86400
88.168.192.in-addr.arpa. IN SOA coreph.net. root.coreph.net. (
2005121900 ; serial
28800 ; refresh
2700 ; retry
604800 ; expire
86400 ; ttl
)
IN NS disdik-pelalawan.org.
1 IN PTR disdik-pelalawan.org.
1 IN PTR www.disdik-pelalawan.org.
1 IN PTR ftp.disdik-pelalawan.org.
1 IN PTR mail.disdik-pelalawan.org.
# Angka 1 merupakan alamat IP pada komputer (168.254.0.1)

simpan file dengan mengetik > : + w + q

Kemudian restart service BIND dengan perintah:
[root@server named]# service named restart
Shutting down named: [ OK ]
Starting named: [ OK ]
[root@server named]#
Setelah itu silakan cek dengan perintah nslookup
[root@server named]# nslookup 168.254.0.1
Server: disdik-pelalawan.org-
Address: 168.254.0.1
Name: mail.disdik-pelalawan.org
Address: 168.254.0.1

Tidak ada komentar: